Tunggakan Pajak Perusahaan Minerba Mencapai Rp 175 Miliar

July 6, 2017 @ 7:59 am
Jakarta, EnergiToday-- Hingga saat ini, perusahaan mineral dan batubara belum membayar tunggakan pajak kepada negara yang nilainya mencapai Rp 175 miliar.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jonson Pakpahan kepada wartawan di Jakarta.

Jonson menjelaskan, tunggakan itu dilakukan oleh perusahaan tambang yang sudah tidak lagi beroperasi. Perusahaan tambang itu juga belum mengantongi status clear and clean (CnC).

"Sekitar Rp175 miliar (tunggakan). Perusahaan ini kalau kita lihat datanya tidak ter CNC sekarang itu akan susah, tapi sepanjang identitas kita masih bisa telusuri pemegang saham dan lain-lain pasti kita kejar," ujarnya.

Namun, Jonson tidak menyebutkan nama dan berapa banyak perusahaan yang menunggak tersebut. Namun berdasarkan data Kementerian ESDM per 24 Mei, jumlah perusahaan non CnC yang habis masa berlakunya sebanyak 1.954 Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Berdasarkan data Kementerian ESDM, sampai semester satu 2017, capaian realisasi PNBP sektor pertambangan mencapai Rp17,1 triliun. Jika dipersentasekan, capaian ini sekitar 52,78 persen dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp32,4 triliun.

PNBP di sektor pertambangan berasal dari perusahaan pemegang Kontrak Karya, IUP dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). PNBP sektor Minerba dipengaruhi oleh harga komoditas batubara tahun ini lebih baik dari tahun lalu. (un)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi