Sri Mulyani Naikkan Target Pajak Non Migas Rp 20 T

July 14, 2017 @ 10:17 am
Jakarta, EnergiToday -- Banggar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambah target penerimaan pajak non migas sebesar Rp 20 triliun dalam postur sementara rancangan pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN-P) 2017.

Dilansir Bisnis, Jumat (14/7) dikatakan bahwa Menkeu menanaikkan target setelah pemerintah melalui panitia kerja (Panja) A dan Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakati penurunan target pajak non migas Rp 50 triliun

Ani, panggilan akrab Sri Mulyani mengatakan, tambahan target Rp 20 triliun ini didasarkan atas capaian selama semester pertama. Secara perpajakan (pajak dan bea cukai), realisasi selama periode tersebut tercatat tumbuh 9,6% year on year (YoY).

Bahkan, dengan mengeluarkan penerimaan yang berasal dari amnesti pajak, realisasinya masih bisa tumbuh 5,5%. Capaian itu jauh lebih baik daripada pertumbuhan semester pertama 2016 sebesar negatif 2,5%.

"Dari Pak Ken (Dirjen Pajak), dari timnya telah menyampaikan kalau dilihat dari postur penerimaan semester satu dan sesudah disisir per kantor wilayah mereka bisa menjanjikan kenaikan Rp 20 triliun," kata Sri Mulyani, Kamis (13/7).

Dengan demikian, dalam postur sementara RAPBN-P 2017, target penerimaan pajak nonmigas sebesar Rp 1.241,8 triliun. Jumlah itu lebih rendah Rp 30 triliun dari target dalam APBN dan lebih rendah Rp 20 triliun dari usulan dalam nota keuangan RAPBN-P 2017. (nv/bn)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi