Pertamina Minta Pemerintah Segera Bayar Tunggakan BBM

July 6, 2017 @ 8:23 am
Jakarta, EnergiToday-- Guna menjaga cash flow perseroan, untuk itu PT Pertamina (Persero) menunggu pemerintah membayarkan tunggakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik kepada wartawan di Jakarta.

Terkait tunggakan tersebut, Elia menjelaskan, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada pemerintah. Dirinya berharap pemerintah dapat membayar tunggakan itu secepatnya.

"Kita lagi berharap sih (dibayar pemerintah), kita lagi kirim surat. Semoga pemerintah bisa realisasi. Mudah-mudahan ya," ujarnya.

Namun, dirinya mengakui, dalam menjual BBM penugasan yakni Premium dan Solar bersubsidi terdapat selisih dari harga keekonomian. Akibatnya perseroan harus menanggung selisih tersebut.

"Makanya minta supaya tagihannya dibayar dong supaya cash flownya jalan," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran Pertamina M Iskandar mengatakan untuk saat ini harga keekonomian Premium penugasan adalah Rp7.000 per liter. Sementara harga keekonomian Solar Rp7.200 per liter. Tetapi pemerintah masih menetapkan dua harga BBM tersebut dibawah harga keekonomian. (un)

2 komentar

    firman-abas (6 Jul 2017 • 19:55)

    Tukar guling dg pajak , bagaimana pak/bu akuntan , diperbolehkan ???

    amien-sumardi (7 Jul 2017 • 03:13)

    Perusahan non pertamina jika jual bbm dg harga pemerintah dan rugi , apakah minta ganti kerugian ke pemerintah juga ? ? ?

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi