Pertamina Cari Kandungan Migas di Jonggol

July 18, 2017 @ 9:38 am
Jakarta, EnergiToday-- PT Pertamina (Persero) mengakui pernah melakukan pencarian minyak dan gas (migas) di Jonggol, Jawa Barat. Namun, ternyata dalam pencarian tersebut perusahaan tidak berhasil menemukan kandungan migas.

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan, Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina EP melakukan survei seismik untuk mendeteksi kandungan migas, di Jonggol pada 1999 sampai awal tahun 2000. "Memang itu wilayah Pertamina EP, di awal 2000 kita lakukan survei seismik di sana," kata Syamsu, di Gedung DPR, ‎Selasa (18/7).

Syamsu mengungkapkan, lahan yang menjadi tempat pemboran tersebut sudah dibebaskan Pertamina, meski tidak mendapatkan hasil. Hal tersebut menjadi risiko dalam kegiatan pencarian migas. "Memang kita sudah melakukan pembebasan lahan, itulah risiko. Seperti di tempat lain‎ juga kalau tidak menemukan lahan sudah dibebaskan," tutup Syamsu.

"Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatu guna kelancaran proses pemboran lepas pantai di Poleng Field. Saat ini Rig ENSCO 67 yang akan kami gunakan untuk melakukan pemboran sedang dilakukan inspeksi menyeluruh," kata Baron, di Jakarta.

‎Menurut Baron, kegiatan pengeboran mulai dilaksanakan awal Agustus 2017, dengan estimasi durasi pekerjaan mencapai 45 hari, dengan target kedalaman mencapai 9.000 ft dan perkiraan biaya mencapai US$ 15 Juta "Insya Allah apabila semua persiapan berjalan lancar," ucap Baron.(mt/L6)

 

1 komentar

    firman-abas (19 Jul 2017 • 05:57)

    Mending bikin pabrik biometana pak , sampah jadi musnah , dapat kompos alam pula, kemungkinan failure, kecil

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi