Pengembangan Panas Bumi di Flores dapat Diintegrasikan ke Sektor Hilir

July 5, 2017 @ 8:09 am
Jakarta, EnergiToday-- Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak menyatakan bahwa, pengembangan panas bumi di Flores dapat diintegrasikan dengan sektor hilir seperti industri semen, smelter, perikanan, perkebunan dan pariwisata agar potensi yang besar tersebut dapat dimaksimalkan mengingat saat ini kebutuhan listrik di Pulau Flores hanya untuk konsumsi rumah tangga.

"Untuk itu diperlukan koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan investasi di Pulau Flores," ujarnya.

Menurut Yunus, untuk ke depannya, pemerintah akan memprioritaskan penggunaan Geothermal Fund untuk mengeksplorasi lebih detil potensi panas bumi di Pulau Flores.

"Pulau Flores memiliki potensi sumber daya alam berupa hasil-hasil perkebunan, perikanan dan pertambangan serta sektor pariwisata yang dapat dikelola dengan memanfaatkan energi panas bumi," tuturnya.

Sebagai implementasi nyata dari program ini adalah Waisano telah ditetapkan sebagai lokasi pertama program exploration drilling oleh pemerintah. Program ini merupakan kerjasama antara Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan, yang pelaksanaannya dilakukan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dan didanai hibah dari Bank Dunia. (un)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi