Negosiasi Kontrak Freeport Ditarget Rampung Sebelum Oktober 2017

July 6, 2017 @ 7:03 am
Jakarta, EnergiToday-- Ditargetkan negosiasi perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia akan selesai sebelum bulan Oktober 2017 mendatang.

Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, negosiasi bisa rampung akhir Juli tahun ini.

"Waktu awal saya targetkan dua bulan, berarti mestinya sebelum akhir Juli. Karena saya bilang kalau bisa selesai lebih cepat lebih baik," katanya di kantornya, Jakarta.

Untuk itu, Jonan mengungkapkan, saat ini Pemerintah tengah berkoordinasi perihal aspek fiskal. Di mana, kemarin, sudah diadakan pertemuan di kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Kemarin (pertemuan) inisiatif dari menkeu karena beliau akan membahas khusus bagian perpajakan dan retribusi daerah dan royalti dan lain sebagainya sebagai bahan kerja sama antara pemerintah dan Freeport," ujarnya.

Menteri Sri Mulyani menegaskan, dalam negosiasi kontrak Freeport harus memenuhi empat komponen yaitu perpanjangan kontrak, pembangunan smelter, divestasi saham, dan faktor fiskal atau penerimaan negara.
Terkait dengan pajak, menurut Sri Mulyani, menekankan jika IUPK prinsipnya mengikuti aturan pajak yang berlaku. (un)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi