Menteri Jonan Janji Turunkan Tarif Listrik Industri

July 6, 2017 @ 8:11 am
Jakarta, EnergiToday-- Guna meningkatkan daya saing industri di Indonesia, untuk itu Pemerintah secara perlahan akan menurunkan tarif dasar listrik (TDL).

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan di Jakarta.

"Kita akan coba. Kita akan coba sebisa mungkin untuk turun," ujarnya.

Jonan mengungkapkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa listrik sebagai salah satu tonggak meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Maka pemerintah akan mengupayakan penurunan tarif listrik untuk industri setiap tiga bulan.

"Persaingan global makin lama makin ketat. Jadi kalau tarif listriknya itu bisa lebih terjangkau, itu maka untuk semua industri, atau semua kegiatan ekonomi itu bisa lebih makin efisien," tuturnya.

Menurut Jonan, ditargetkan pada tahun 2020 tarif listrik untuk industri berkisar antara Rp800 sampai Rp900 per kWh. Dengan begitu ia yakin akan meningkatkan daya saing industri nasional.

Sementara itu, tambahnya, untuk TDL rumah tangga penurunan tarif listrik juga akan diberlakukan. Pemerintah mengupayakan TDL untuk golongan rumah tangga terus turun dalam dua tahun. (un)

2 komentar

    firman-abas (10 Jul 2017 • 05:26)

    Kenapa tidak sekarang aja atau paling lambat 2018 ? ? ? , khususnya untuk industri

    firman-abas (10 Jul 2017 • 12:54)

    Subsidinya pakai persentase dari harga keekonomian yg moderat limabelas persen.Jika harga keekonomian Rp 1000/kwh, maka harga subsidi Rp 850/kwh

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi