Menambang Energi Sinar Matahari Lewat Jendela

July 7, 2017 @ 12:45 pm
Jakarta, EnergiToday-- Hidup hemat energi bisa dimulai dari jendela rumahmu. Alih-alih memakai kaca biasa, mengapa tak memakai panel surya sebagai ganti kaca jendela?

Pemikiran itulah yang mendasari lahirnya teknologi bernama PowerWindows di Belanda. Jendela ini didesain oleh sebuah startup bernama Physee.
Pada tiap sudut jendela di-instal panel surya dengan sudut khusus, sehingga cahaya matahari yang ditangkapnya bisa diubah jadi listrik secara efektif.

Jendela ini bisa menghasilkan 8-10 watt listrik. Kalau dihitung-hitung, kamu bisa mengisi ulang baterai ponsel dua kali sehari untuk tiap meter persegi jendela ini. Malah generasi terbaru PowerWindows sudah tiga kali lebih efisien ketimbang generasi pertama. Permukaan kacanya dilapisi material khusus yang mengubah cahaya yang kelihatan menjadi cahaya yang mendekati infra merah lalu ditransfer ke sudut-sudut jendela.

“Cara kerjanya seperti ‘bintang’ yang bersinar dalam gelap,” tutur Ferdinand Grapperhaus, salah satu pendiri dan CEO Physee, seperti dikutip Live Science, baru-baru ini. Teknologinya berdasar pada logam langka bernama thulium. Logam ini pertama kali ditemukan pada 1879 oleh ahli kimia Swedia bernama Per Teodor Cleve. Thulium murni kemudian diperkenalkan pada 1911, Jumat (7/7).

Thulium adalah logam terlangka di dunia, setelah promethium. Meski langka begitu (sekaligus mahal juga harganya) thulium dipakai sebagai sumber radiasi pada perangkat X-ray dan laser. Tapi dia bukan logam beracun. (mt/cn)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi