Hemat Anggaran, Pembangunan Kilang dan Infrastruktur Gas tak Pakai APBN

July 14, 2017 @ 12:22 pm
Jakarta, EnergiToay-- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan akibat penghematan anggaran Rp461,1 miliar, pembangunan kilang minyak dan infrastruktur gas di masa mendatang tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan pembangunan dan pengerjaan infrastruktur tersebut akan diserahkan langsung ke badan usaha swasta dan BUMN. "Kalau yang bisa dikerjakan badan usaha, baik badan usaha swasta atau badan usaha milik pemerintah, seperti pembangunan kilang-kilang minyak dan gas itu diserahkan ke badan usaha," tutur Jonan saat ditemui di Komplek Parlementer Senayan Jakarta, Jumat (14/7).

Ia menyontohkan pembangunan kilang minyak nantinya akan diserahkan langsung kepada PT Pertamina (Persero) tanpa menggunakan APBN. "Jadi ini kami serahkan Pertamina bangun sendiri, jadi tidak usah pakai APBN," ucap dia.

Lalu soal penambahan jaringan gas, Jonan mengatakan jika penambahan tersebut tidak bisa dilaksanakan karena adanya penghematan anggaran. Namun, jika kedepannya Kementerian ESDM dapat melakukan penghematan lagi, penambahan jaringan gas akan dilakukan. (mt/mt)


 

2 komentar

    amien-sumardi (16 Jul 2017 • 12:37)

    Bagus itu, moga niat tidak menggunakan APBN, tidak terganggu. Bangun industri minyak sejatinya harus berdasar bussiness to bussiness. . . .

    Bagus (20 Jul 2017 • 06:38)

    Ini baru cerdas, jgn asal bangun tapi tidak ada nilai ekomisnya. Contoh itu bangunan pipa gresik-semarang. Itu pipa mau di isi apa? Gas di jual ke siapa? Yg buat bangun duit siapa? Ngabisin APBN aja

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi