Harga Minyak Dunia Terkerek Kuatnya Permintaan Global

July 14, 2017 @ 7:30 am
Jakarta, EnergiToday-- Harga minyak dunia kembali terkerek akibat tingginya permintaan investor. Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, naik 59 sen menjadi USD46,08 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September, naik 68 sen menjadi USD48,42 barel di London ICE Futures Exchange. Badan Energi Internasional (IEA) mengeluarkan prospek kuat untuk permintaan minyak global. Pihaknya mengatakan, konsumsi di Tiongkok, Jerman dan Amerika Serikat meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Selain itu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan, dalam laporan mingguannya, persediaan minyak mentah negara itu turun 7,6 juta barel selama pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang turun 2,9 juta barel. Namun demikian, Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) Mohammed Barkindo mengatakan, pihaknya optimistis tentang penurunan stok minyak lebih lanjut yang akan menaikkan harga pada paruh kedua tahun ini.

"Ini merupakan paruh pertama tahun ini yang sangat menantang, tapi kami terus maju dan kami solid dalam keputusan kami tentang pelaksanaannya," kata Barkindo pada sebuah sesi di Kongres Minyak Dunia ke-22 di Istanbul. Dia mengatakan para produsen telah menghadapi headwinds karena penurunan permintaan musiman (siklikal) serta kenaikan kembali pasokan dari para produsen non-OPEC, khususnya Amerika Serikat yang menghasilkan minyak serpih, Jumat (14/7).

Ketua OPEC menyatakan, komitmen kuat untuk kesepakatan-kesepakatan penting yang dibuat tahun lalu oleh produsen-produsen OPEC dan non-OPEC untuk memangkas produksi mereka masing-masing sebesar 1,2 juta barel dan 558.000 barel per hari guna meningkatkan harga minyak. (mt/ok)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi