Flores Miliki Potensi Panas Bumi 902 MW

July 5, 2017 @ 7:58 am
Jakarta, EnergiToday-- Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana menyatakan bahwa salah satu dasar penetapan pulau Flores di Nusa Tenggara Timur sebagai pulau panas bumi ini dikarenakan di pulau tersebut terdapat potensi energi panas bumi yang cukup besar dan diharapkan dapat meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah timur Indonesia.

Rida menjelaskan, pulau ini memiliki potensi panas bumi sebesar total 902 MW atau 65% dari potensi panas bumi di provinsi Nusa Tenggara Timur dan tersebar di 16 titik potensi yaitu di Waisano, Ulumbu, Wai Pesi, Gou-Inelika, Mengeruda, Mataloko, Komandaru, Ndetusoko, Sokoria, Jopu, lesugolo, Oka Ile Ange, Atedai, Bukapiting, Roma-Ujelewung dan Oyang Barang.

"Hingga saat ini baru Ulumbu dan Mataloko yang sudah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 12,5 MW,” kata Rida.

Rida Mulyana menambahkan, dengan penetapan Pulau Flores sebagai pulau panas bumi ditargetkan pemenuhan kebutuhan listrik dasar (baseload) utama di pulau berasal dari energi panas bumi pada tahun 2025. (un)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi