Blok Mahakam dan Lapangan Jangkrik Penyumbang Terbesar Cost Recovery 2017

July 10, 2017 @ 8:50 am
Jakarta, EnergiToday-- Diperkirakan Blok Mahakam dan Lapangan Jangkrik akan menyumbang sebagian besar biaya operasional yang akan diganti oleh pemerintah (cost recovery) pada tahun ini.

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh KepalaSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi di Jakarta.

Amien menjelaskan, hingga semester I biaya operasional yang diganti pemerintah yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dapat ditekan sehingga tercatat hanya US$ 4,87 miliar dari besar biaya operasional yang diganti pemerintah yang dipatok US$ 10,49 miliar di tahun ini.

"Biaya operasional yang diganti pemerintah dari yang diperkirakan USD10,49 miliar, sampai akhir Juni sudah masuk ke beban biaya operasional yang diganti pemerintah USD4,87 miliar, atau 46 persen," ujarnya.

Selain itu, tambahnya, hingga akhir tahun beban biaya operasional yang diganti pemerintah terbesar akan berasal dari Blok Mahakam.

Menurut dirinya, hal itu karena pemerintah menyetujui percepatan depresiasi mengingat masa kontrak blok tersebut akan habis pada akhir tahun dan masa operator PT Total E&P Indonesie tidak diperpanjang.

"Dan kami sedang menghitung, sekira yang jumlahnya besar masuk di akhir tahun nanti kira-kira dari Mahakam karena memang semua expenditure Mahakam yang dikeluarkan Total akan dibebankan di akhir tahun sesuai berakhirnya kontrak PSC," tuturnya.

Sementara itu, lanjutnya, selain Blok Mahakam, beban biaya operasional yang diganti pemerintah terbesar lainnya akan berasal dari Lapangan Jangkrik. Lapangan Jangkrik ini sudah mulai berproduksi (onstream) pada Mei lalu. Sehingga pemerintah harus membayar biaya pembangunan fasilitasnya.

Berdasarkan data SKK Migas, rincian biaya operasional yang diganti pemerintah yang dikeluarkan hingga Juni adalah US$2,36 miliar untuk biaya operasi, US$ 1,38 miliar untuk biaya depresiasi, dan sisanya untuk biaya administrasi, eksplorasi dan pengembangan, biaya tidak tertanggung, serta investment kredit. (un)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi