Arcandra Akui Sudah Evaluasi Keekonomian Skema Gross Split

July 5, 2017 @ 11:06 am
Jakarta, EnergiToday -- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengaku sudah melakukan evaluasi soal keekonomian skema gross split.

Menurut Arcandra, skema tersebut dinilai lebih ideal dalam pengelolaan 8 blok migas yang kontraknya akan berakhir pada tahun depan.

"Sudah selesai, dan hasilnya untuk ONWJ (Blok Offshore North West Java), gross split lebih bagus dari PSC, karena saya hitung sendiri. Dalam perhitungan juga saya hadirkan Pak Dirut Pertamina (Elia Massa Manik) dan Direktur Hulu (Syamsu Alam)," kata Arcandra.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral optimistis bagi hasil minyak dan gas dengan skema gross split untuk delapan blok terminasi akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan skema lama.

Adapun pada 18 Januari 2017, pemerintah memutuskan tidak memperpanjang kontrak perusahaan-perusahaan migas asing di 8 blok yang masa kontraknya berakhir pada 2018. (nv/kp)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi