Tarik Minat Masyarakat, Thailand Turunkan Pajak Mobil Hybrid dan Listrik

June 28, 2017 @ 9:02 am
Jakarta, EnergiToday -- Pemerintah Thailand mencoba menarik minat masyarakat untuk membeli Mobil listrik yang sepenuhnya ditenagai baterai pajaknya turun cukup signifikan dari 10 persen menjadi 2 persen saja.

Jika dengan sistem perpajakan yang ada saat ini, mobil jenis pikap dengan emisi karbon kurang dari 17 g/km akan dikenakan pajak 25 persen, pikap double cabin 12 persen.

Sementara dengan sistem pajak baru keduanya masing-masing dikenakan pajak 23 persen dan 10 persen.

Berbeda dengan mobil penumpang. Jika emisi karbonnya kurang dari 100 g/km akan dikenakan pajak 10 persen, di bawah 150 g/km 20 persen, dan di bawah 200 g/km 25 persen dengan menggunakan sistem perpajakan yang lama.

Dengan pajak baru masing-masing turun menjadi 5 persen, 10 persen, dan 12,5 persen.

Itu berbeda dengan pemerintah di Indonesia yang saat ini baru menuju ke arah sana agar mobil-mobil yang beremisi rendah seperti mobil hybrid dan listrik mulai dilirik masyarakat tanah air. (nv/dt)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi