PGE Resmi Operasikan PLTP Ulubelu Unit 4 Berkapasitas 55 MW

June 19, 2017 @ 7:34 am
Jakarta, EnergiToday-- Akhirnya Pertamina Geothermal Energy (PGE) mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu, Lampung unit 4 berkapasitas 55 MW.

General Manajer PGE Area Ulubelu, Dirgo Rahayu mengatakan, dengan tambahan kapasitas daya tersebut menjadikan porsi kontribusi panas bumi bagi ketenagalistrikan di Lampung meningkat menjadi 25 persen terhadap total kebutuhan listrik di provinsi paling Selatan Sumatera itu.

Dirgo menjelaskan, pengembangan panas bumi di Ulubelu telah dimulai sejak 1991 hingga 1997. Sempat terhenti karena krisis moneter, PGE kembali agresif pada 2008 dan puncaknya PGE memasok uap ke pembangkit milik PT PLN (Persero), yaitu Ulubelu 1 dan 2 yang berkapasitas 2x55 Mw mulai 2012.

"Hingga saat ini PGE telah mengebor sebanyak 50 sumur, 23 di antaranya untuk PLTP 3 dan 4 dan sisanya untuk Ulubelu 1 dan 2. Hanya sekitar 150 hektar permukaan lahan dari total 92.000 hektar lahan wilayah kerja panas bumi PGE yang digunakan untuk memproduksi uap dan listrik dengan seluruh infrastruktur pendukungnya," ujarnya.

Menurut Dirgo, pengembangan PLTP Ulubelu 3 dan 4 berbeda dengan dua unit sebelumnya, yaitu total project sehingga PGE berperan dari hulu hingga hilir, sebagai produsen listrik.

Konstruksi dua unit pembangkit dimulai pada 2014 dengan target penyelesaian 34 bulan. "Unit 3 lebih cepat sebulan dari target dan telah beroperasi pada Juli 2016, sedangkan PLTP Ulubelu Unit 4 beroperasi pada Maret atau tiga bulan lebih cepat. Dukungan yang kuat dari semua pihak, pemerintah dan termasuk masyarakat setempat menjadikan proyek berjalan dengan baik," tuturnya.

Dirgo mengungkapkan, tidak kurang dari US$ 397 juta digelontorkan Pertamina untuk pengembangan sumur dan pembangunan PLTP Ulubelu Unit 3 dan 4 beserta jaringan yang terkoneksi dengan PLN.

Investasi tersebut, tambah Dirgo, telah memberikan dampak signifikan bagi pengembangan ekonomi setempat. "Banyak usaha pendukung tumbuh, mulai dari rumah kos, rumah makan, dan kegiatan ekonomi masyarakat lainnya yang menjadikan pertumbuhan ekonomi kecamatan Ulubelu paling tinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Tanggamus," tandasnya. (un)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi