Pertamina PHK 353 Sopir Mobil Tangki BBM

June 19, 2017 @ 4:10 pm
Jakarta, EnergiToday-- PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa selama menjelang dan pasca Idul Fitri, distribusi bahan bakar minyak (BBM) aman di berbagai daerah. Hal ini terkait dengan telah dibentuknya satuan tugas (Satgas Siap) yang melibatkan awak mobil tangki (AMT).

Terdapat 1.203 AMT yang siap bertugas di TBBM Jakarta Group Plumpang, melebihi kebutuhan normal harian 1.190 orang. Sebagai penyokong, disiapkan juga 200 AMT Sipil dan TNI & Polri, serta telah disiapkan strategi alih suplai antar TBBM agar ketersediaan BBM bagi masyarakat aman terpenuhi.

Jaminan kelancaran operasional distribusi BBM ke sejumlah daerah seperti Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Sulawesi, telah mendapat dukungan dan peran serta awak mobil tangki (AMT) dari Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan (4P), yaitu PT Garda Utama Nasional, PT Ceria Utama Abadi, PT Absolute Service, PT Prima Perkasa Mandiri, PT Ardina Prima, dan PT Cahaya Andika Tamara.

Sekitar 350 orang mantan karyawan PT Garda Utama Nasional, yang tergabung dalam Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), dinyatakan tidak lolos masa percobaan (probation) selama tiga bulan dengan hasil faktor kinerja yang tidak memenuhi standar, antara lain tingkat kehadiran yang rendah dan tindakan indisipliner saat masa evaluasi.

Mereka yang tidak lolos seleksi tergabung dan didukung oleh Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), untuk melakukan unjuk rasa yang bertujuan menghambat dan mengganggu pasokan BBM nasional bagi masyarakat luas

"Dengan program SATGAS SIAP, PT Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan semua mitra kerja 4P dan armadanya, menjamin kelancaran distribusi BBM untuk masyarakat, khususnya di SPBU di daerah-daerah yang mendapat ancaman mogok nasional tersebut," tutur Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Rudy Permana, dalam keterangan tertulis, Senin (19/6).

Pertamina Patra Niaga terus mendorong setiap 4P untuk mengatasi permasalahan dengan mantan pekerjanya secara tegas, serta menjaga situasi TBBM agar selalu kondusif sehingga para AMT yang berkinerja baik dapat tetap bekerja dengan aman tanpa hambatan dan ancaman keselamatan dari pihak manapun.(mt/dt)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi