Harga Minyak Merangkak Naik dari Posisi Terendah Sepanjang 2017

June 17, 2017 @ 8:16 pm
Jakarta, EnergiToday--  Harga minyak melambung pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta) dari posisi terendah sepanjang tahun ini. Kenaikan harga minyak tersebut dipicu langkah pengurangan ekspor para negara produsen minyak dan perlambatan penambahan sumur pengeboran di Amerika Serikat (AS).

Harga minyak mentah Brent yang merupakan patokan harga dunia, naik 45 sen menjadi US$ 47,37 per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menetap di US$ 44,74 per barel, naik 28 sen. Kedua patokan harga minyak tersebut mencatat kerugian mingguan melebihi 1,6 persen.

Sebelumnya, organisasi negara eksportir minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) sepakat untuk memperpanjang kesepakatan menahan produksi. Dalam kesepakatan awal, langkah pemangkasan produksi berlangsung selama enam bulan dari Januari hingga Juni 2017.

Para pelaku pasar melihat bahwa harga minyak akan cenderung berada di level rendah dalam waktu lama. "Sepertinya arah harga minyak tidak seperti yang diharapkan di awal," jelas dia, Sabtu (17/6).

Banyak yang berharap harga minyak akan merangkak naik, usai adanya kesepakatan pembatasan produksi OPEC yang dilakukan pada akhir tahun lalu. Namun, ternyata harga minyak masih berada di kisaran yang sama. (mt/L6)

 

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi