Potensi Torium RI Tak Terbatas

May 12, 2017 @ 6:05 am
Jakarta, EnergiToday-- Torium merupakan salah satu jenis bahan tambang yang sangat berguna namun belum diolah sama sekali. Torium ada di tambang Timah yang terletak di Bangka.

Menurut Deputi Bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno, torium ini menyatu dengan Timah dan perlu diolah untuk dipisahkan.

Selain itu, tambahnya, Torium ini sangat berguna, terutama untuk pembangkit listrik. "Torium ini pengganti Uranium, jadi pembangkit listrik memang masih berkaitan dengan PLTN," ujarnya di Jakarta.

Fajar menjelaskan, sekitar 1 kilogram Torium bisa diolah menjadi listrik berkapasitas 600 Megawatt (MW) selama 10 tahun. "Potensi kita enggak ada batasnya," cetusnya.

Selama ini, lanjutnya, Indonesia telah mengirim kandungan ini ke China. Torium menyatu dengan timah dan dikirim dalam bentuk konsentrat ke China.

"Setelah adanya larangan ekspor konsentrat, pengiriman ke China telah dihentikan sejak dua tahun lalu," tuturnya.
Fajar mengungkapkan, seharusnya pengolahan Torium ini bisa dilakukan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). "Namun, perkembangannya belum terlihat. Entah mengapa kandungan ini belum dikembangkan," katanya.

Selain itu, Fajar mengungkapkan, Tambang Timah yang berada di Bangka juga mengandung Titanium yang dapat dipergunakan untuk bahan pembuatan chip dan radar. "Kita belum lihat industri mana (yang mengembangkan). Harganya juga 10 sampai 20 kali lipat lebih mahal dibanding timah," pungkasnya. (un)

1 komentar

    firman-abas (12 May 2017 • 15:18)

    Ke-tak-terbatas-an torium ini , moga menjadi kenyataan, dan listrik-pun bisa mencapai harga Rp 950/kwh ? ? ?

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi