ANTAM Kurangi Produksi Nickel Ore

December 12, 2013 @ 12:33 pm
mineral mentah dilarang

Jakarta, EnergiToday -- Rencana larangan ekspor mineral mentah sebagai implementasi penerapan UU No.4/2009 yang mulai berlaku 12 Januari 2014 mulai berdampak. PT Aneka Tambang Tbk. Mulai menurunkan produksi nikel mentah sembari menanti respons pasar.


Direktur Utama Antam, Tato Miraza mengatakan perseroan dari sisi operasional sangat tertantang dengan adanya pemberlakuan UU mengenai minerba tersebut.


“Produksi kami saat ini slow down dulu. Kami juga menunggu reaksi pasar berkaitan dengan adanya larangan ekspor mulai awal Januari 2014,” kata Tato, seperti dilansir Harian Bisnis Indonesia, Kamis (12/12).


Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Antam Tri Hartono mengatakan dengan pemberlakuan UU, BUMN itu harus kembali mengatur tambang mineralnya. “Pengurangan produksi pasti kita lakukan,” katanya. Padahal, perseroan telah menetapkan target ekspor nikel mentah tahun ini sebanyak 10,3 juta ton. Hingga kuartal III/2013, ekspor untuk nikel kualitas tinggi hanya mencapai 4,5 juta ton. (ida/bi)


Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*