Lomba Mobil Hemat Diikuti 30 Universitas

November 12, 2013 @ 8:28 am
4957031p

Jakarta, EnergiToday -- Sebanyak 53 tim dari 30 universitas se-Indonesia mengikuti lomba mobil hemat bahan bakar (lomba irit) bertajuk "Indonesia Energy Marathon Challenge" atau IEMC 2013 di Sirkuit Kenjeran Park, Surabaya pada 15-17 November.


"Jumlah peserta tahun lalu hanya 28 tim dari 19 PT, tapi tahun ini pendaftar mencapai 80 peserta dan yang lolos seleksi administratif dan penyusunan progress report sebanyak 53 peserta," kata Sekretaris Panitia Pelaksana IEMC 2013, Kenan Sihombing, di Surabaya, Senin.


Didampingi Kepala Badan Pembinaan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni ITS Dr Ir Bambang Sampurno MT dan ketua panitia Alief Wikarta ST MSc Eng PhD, ia menjelaskan mobil juga harus dinyatakan lolos scrut saat "race".


"Saat race, mobil akan diperiksa oleh teknisi berdasarkan ketentuan dimensi, berat, safety dan sebagainya. Mobil juga harus dapat menuntaskan delapan lap dalam waktu yang telah ditentukan," kata mahasiswa jurusan Teknik Mesin ITS itu.


Menurut dia, regulasi lomba memang tidak jauh berbeda dari pelaksanaan IEMC yang pertama pada tahun 2012.


"Kategori lomba juga tetap ada dua kategori, yakni Urban Concept dan Prototype yang masing-masing kategori juga ada tiga kelas sesuai jenis bahan bakar yakni bensin, diesel/solar, dan listrik. Bahan bakar yang akan digunakan race pun ditentukan oleh panitia, yakni 100 mililiter untuk kategori Prototype dan 200 mililiter untuk kategori Urban Concept," katanya.


Nantinya, mobil yang terbaik adalah mobil yang menggunakan bahan bakar paling sedikit untuk menyelesaikan delapan lap dalam waktu yang ditentukan.


"Untuk waktu delapan lap yang harus ditempuh yakni Urban Concept tidak boleh lebih dari 30 menit, sedangkan Prototype 26 menit," katanya.


Kategori Urban Concept merupakan pembuatan kendaraan dengan ketentuan memiliki empat roda, memiliki desain, dan juga tampilan seperti mobil pada umumnya, juga memenuhi kualifikasi on-road.


Sementara untuk kategori prototype harus memiliki desain kendaraan masa depan, bisa memiliki tiga atau empat roda, dan desain yang digunakan dapat memaksimalkan aspek aerodinamika. (Iqb/ANT)


Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*