Harga Gandum Anjlok ke Titik Terendah Dalam 5 Pekan

November 1, 2013 @ 10:08 am
gandum

Jakarta, EnergiToday -- Harga gandum anjlok ke titik terendah dalam 5 pekan yang dipicu spekulasi ekspor India yang bakal meningkat. India adalah negara penghasil gandum terbesar di dunia.


Menteri Pangan India K.V. Thomas, menyatakan Kabinet India telah menyetujui pemotongan harga jual dari US$ 300 menjadi US$ 260 per ton. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah pasokan yang melonjak 2 kali lipat dibandingkan dengan kebutuhan normal.


Persediaan gandum India tercatat mencapai 36,1 juta ton pada awal bulan ini. Adapun kontrak gandum di Chicago membukukan penurunan sebesar 14% sepanjang 2013. Departemen Pertanian Amerika Serikat memprediksi produksi gandum global kan naik 8,2% dengan AS sebagai eksportir terbesarnya.


Presiden A/C Trading Co. di Fowler Indiana Jim Gerlach mengatakan, dengan penjualan India tersebut. Harga akan mekin tertekan. “Pasokan gandum global akan tercukupi,” papar Thomas, seperti dilansir Harian Bisnis Indonesia, Kamis (31/10). (Ida/BI)


3 komentar

    Loradae (11 May 2014 • 01:16)

    A minute saved is a minute eadren, and this saved hours!

    Tufail (12 May 2014 • 00:31)

    Leonard Sliger Your web-site give me especially poucrdtive info. I would like to say thanks to those peoples who contribute to this post. thanks. please maintain posting .2002

    crorkservice (19 Jul 2014 • 08:50)

    eslyCJ Looking forward to reading more. Great article.Really thank you! Much obliged.

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*


Berita Sejenis

Jokowi Keluhkan Minimnya Pasokan BBG Di Ibu Kota

1 Nov @ 09:34 AM1 komentar

BEI Permudah Perusahaan Tambang Melantai Di Bursa

1 Nov @ 08:42 AM2 komentar

Laba Bersih PTBA Terjungkal 43,64%

1 Nov @ 08:24 AM2 komentar

Asuransi Mikro Minta Pengecualian Aturan Produk

1 Nov @ 08:19 AM1 komentar

Kemendag Mengklaim Pengawasan Barang Beredar

1 Nov @ 08:14 AM1 komentar

Penguatan Dolar AS Pengaruhi Harga Emas

1 Nov @ 08:12 AM4 komentar