Pengelola Dana CSR Ingkar Janji

September 27, 2013 @ 5:18 pm
pasir besi
Purworejo, EnergiToday--Desa Munggangsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada 2007 menerima dana Rp5,8 miliar dari PT Antam untuk mereklamasi 10 hektare lahan bekas tambang besi.

Namun sayangnya proyek reklamasi dan CSR itu disorot lantaran diduga ada unsur korupsi. Kampus Unsoed sebagai pengelola proyek dinilai tidak transparan dan tidak memberikan manfaat secara signifikan bagi masyarakat.Beberapa pejabat dari Unsoed dan Antam jadi tersangka.

"Kami sangat kecewa dan diperdaya,"  kata Pujiyanto, Kepala Desa Munggangsari seperti dikutip Jumat (27/9/2013).

Adalah Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)yang melaksanakan program dengan membangun belasan kandang ternak, mess penjaga, joglo, kolam budi daya ikan, gudang, serta areal kebun pada lahan seluas kurang lebih sepuluh hektare. Unsoed juga menyewa lahan enam hektare milik lima petani selama sepuluh tahun, dan mendirikan bangunan permanen.

Setelah berjalan, pengelolaan kawasan itu tidak dilaporkan secara terbuka kepada masyarakat.Usaha pemerintah desa untuk meminta data perkembangan kawasan dari dua pihak itu tidak pernah ditanggapi.

"Kami bukan minta bagian. Namun jika terbuka, kami jadi tahu perkembangan kawasan itu, bagaimana manfaat yang diterima masyarakat.Tapi kata mereka hal itu rahasia," tutur Pujiyanto.

Tujuan program pun tak terpenuhi dan target tak tercapai. Penambahan ilmu yang dijanjikan juga tak terlaksana.Petani bahkan merasa rugi jika menggunakan teknologi yang digunakan oleh sejumlah dosen Unsoed itu. (tc/alf)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*