Harita Group Bangun Smelter Alumina di Kalbar

July 18, 2013 @ 5:20 am
Pabrik Smelter
Jakarta, EnergiToday -- Pada hari Rabu (17/7) Harita Group melalui perusahaan join venture-nya, PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), melakukan upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit di Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Menurut Presiden Direktur PT WHW Lie Feng Hai, selain Harita Group melalui unit usahanya, PT Cita Mineral Investindo Tbk, pemegang saham lainnya di PT WHW adalah, China Hong Qiao Group Ltd, Winning Investment (HK) Ltd, dan PT Danpac Resources Kalbar Investment.

"Total investasi proyek ini mencapai US$ 1 miliar. Pembangunan smelter akan dibagi menjadi dua tahap. Pertama, dibangun dengan kapasitas satu juta ton per tahun yang diharapkan bisa beroperasi pada 2015. Kedua, penambahan kapasitas produksi sebesar satu juta ton per tahun, total menjadi dua juta ton per tahun, yang dijadwalkan bisa beroperasi pada 2017," kata Lie Feng Hai dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (17/7).

Di kesempatan yang sama CEO Harita Group, Lim Gunawan Haryanto menambahkan, di PT WHW, Harita Group memiliki 25% saham. "Pemegang saham mayoritas adalah China Hong Qiao. Namun, meskipun Harita hanya memiliki 25%, kami bangga bisa menarik investor asing untuk berinvestasi membangun smelter di Indonesia, sebab pembangunan smelter tidak murah," ujar Gunawan.

Menurut Gunawan, nantinya hasil produksi alumina ini akan digunakan untuk kebutuhan alumina domestik, terutama bagi kebutuhan alumina di PT Inalum yang ada di Sumatera Utara.

Selain itu, Direktur Eksekutif PT Cita Mineral Investindo Tbk Liem Hok Seng mengatakan, menyangkut pembiayaan, khususnya dana yang akan disiapkan Cita Mineral yang memiliki 25% saham di PT WHW, sekitar 30% bersumber dari kas internal perusahaan. "Sedangkan sisanya yang 70% bersumber dari pihak ketiga, baik itu perbankan atau sumber lainnya," ujar dia.

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo yang hadir dalam acara peresmian itu mengatakan, pemerintah menyambut baik rencana Harita Group membangun smelter. Pasalnya, ini sesuai yang diamanatkan dalam UU No 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

"Pemerintah sangat mendukung pembangunan smelter ini. Bahkan jika diperlukan, pemerintah akan memberi sejumlah insentif, misalnya pembebasan bea masuk untuk impor alat berat dan sebagainya," kata Susilo.

Selain Wakil Menteri ESDM, upacara peletakan batu pertama pembangunan smelter itu juga dihadiri langsung oleh Dirjen Minerba ESDM Thamrin Sihite, serta Dirjen Basis Industri dan Manufaktur Kementerian Perindustrian Panggah Susanto.

Kemudian, hadir juga Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun, Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto, dan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Ridwan. (US)

8 komentar

    this (20 Feb 2015 • 23:26)

    I simply want to mention I am just very new to weblog and certainly enjoyed this page. Probably I’m likely to bookmark your website . You amazingly have perfect article content. Thanks for sharing with us your blog.

    Michelle Fish (28 Feb 2015 • 07:13)

    Really enjoyed this post.Really looking forward to read more. Much obliged.

    bulk sms website (3 Mar 2015 • 15:00)

    Major thanks for the post.Much thanks again. Really Cool.

    crork work (7 Mar 2015 • 03:49)

    WqgETq Excellent read, I just passed this onto a friend who was doing some research on that. And he just bought me lunch as I found it for him smile Therefore let me rephrase that: Thanks for lunch!

    site worth (9 Mar 2015 • 13:07)

    Major thankies for the blog. Fantastic.

    www.calabriatechnology.com (9 Mar 2015 • 19:39)

    wow, awesome article post.Thanks Again. Keep writing.

    quickfansandlikes - buy instagram followers and likes from just $1.99 (12 Mar 2015 • 03:17)

    Really appreciate you sharing this post.Much thanks again. Much obliged.

    Kitchen Counter Replacement (14 Mar 2015 • 03:02)

    This is one awesome article post.Really looking forward to read more. Cool.

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*