Pengusaha Dukung Pembatasan Ekspor Batu Bara

May 30, 2013 @ 6:19 am
Batubara6
Jakarta, EnergiToday -- Saat ini Indonesia memiliki cadangan batu bara 28 miliar ton atau setara dengan 3% dari cadangan di dunia, selain itu juga disebut sebagai pengekspor terbesar dalam komoditas energi tersebut. Aakan tetapi sangat disayangkan Indonesia tidak mampu mengontrol harga batu bara di pasar internasional.

Menurut Sekretaris Umum Asosiasi Pemasok Energi dan Batu Bara Indonesia (Aspebindo), Ekawahyu Kasih, pihaknya juga setuju pembatasan ekspor batu bara yang sedang direncanakan oleh pemerintah.

Eka mengungkapkan, saat ini kita adalah pengekspor batu bara terbesar, tetapi harga diatur mekanisme harga pasar global. Sehingga sangat merugikan Indonesia.

Untuk itu, tambahnya, perlu ada riset lagi, kalau kita menurunkan eskpor 20%, harga batu bara tentunya berpotensi naik 20%, dan tidak mempengaruhi pendapatan negara.

Selama ini, jelas Eka, banyak negara yang mengimpor batu bara dari Indonesia lantaran biaya operasional di pertambangan di tanah air lebih rendah bila dibandingkan dengan di Amerika Serikat dan China. (KTN)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*