PGN Antisipasi Kebocoran Pipa Transmisi SSWJ Jalur Labuhan Maringgai–Muara Bekasi

May 23, 2013 @ 5:55 am
pipe gas
Jakarta, EnergiToday -- Sehubungan dengan terjadinya anomali operasi pada jaringan pipa transmisi offshore SSWJ jalur Labuhan Maringgai – Muara Bekasi di Kilometer Point (KP) 138 – 139 (disekitar wilayah Pulau Damar), Selasa, 21 Mei 2013, pukul 10.40 WIB, dengan munculnya gelembung udara sebagai indikasi awal terjadinya kebocoran pipa transmisi, dengan ini kami sampaikan informasi terkini mengenai kejadian tersebut.

Setelah dilaksanakan inspeksi dan pemeriksaan awal serta koordinasi dengan dinas-dinas terkait, PGN mengkonfirmasi bahwa telah terjadi kebocoran di pipa transmisi offshore SSWJ jalur Labuhan Maringgai – Muara Bekasi.

Titik kebocoran berada pada kedalaman 23 meter di bawah permukaan laut. Lokasi di sekitar wilayah kebocoran saat ini sudah dilokalisir untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. PGN telah mengambil langkah-langkah pengamanan awal untuk menghindari timbulnya dampak yang membahayakan bagi keselamatan transportasi kelautan, aktifitas nelayan dan juga operasional penyaluran gas bumi.

Pipa dengan diameter 32 inchi tersebut akan segera diperbaiki sehingga gangguan penyaluran gas ke konsumen dapat diminimalisir. Beberapa langkah preventif dilakukan oleh tim tanggap darurat salah satunya dengan melakukan penurunan tekanan pada jaringan pipa transmisi tersebut untuk mencegah meluasnya titik kebocoran dan menjaga kondisi jaringan.

"Memperhatikan kondisi kebocoran pada pipa dan meminimalisir dampak gangguan penyaluran gas kepada pelanggan maka manajemen memutuskan untuk melakukan perbaikan pipa transmisi tersebut dengan metode repair clamp," ujar Jobi Triananda, Direktur Pengusahaan PGN, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (22/5).

Jobi mengungkapkan, dengan ketersediaan perlengkapan pendukung dan jasa teknis, kami harapkan dalam beberapa hari ke depan pipa tersebut dapat beroperasi normal.

Saat ini tim PGN sedang melakukan mitigasi resiko baik mengenai hal teknis dan komersial dan dampaknya terhadap pelayanan pelanggan. Komunikasi awal telah dilakukan dan disampaikan kepada regulator, pelanggan, dan pihak-pihak terkait.

Langkah selanjutnya PGN akan menunjuk pihak ketiga yang profesional untuk mengevaluasi, memberikan rekomendasi, dan melaksanakan perbaikan apabila diperlukan untuk mengembalikan integritas jaringan pipa tersebut.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan dukungan dan kerjasama seluruh stakeholder bagi suksesnya upaya perbaikan ini sehingga penyaluran gas bumi ke Jawa Barat dapat segera berjalan normal, tuturnya. (US)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*