Dirut Antam: Tak Mudah Terapkan GCG di Perusahaan

March 26, 2013 @ 10:59 am
Alwinsyah Lubis
Jakarta, EnergToday -- Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Alwinsyah Lubis, mengemukakan bahwa tidak mudah menjadi perusahaan yang baik dalam penerapan praktik good corporate governance (GCG), karena untuk mencapainya hal tersebut, bisa terbentur dengan kepentingan internal perusahaan atau pemegang saham.

Alwinsyah mengungkapkan, jika ada pergantian direksi perusahaan terutama perusahaan milik BUMN, biasanya pemegang saham tidak mau menyebutkan nama-nama direksi yang akan diganti, dan nama calon direksi yang baru.

"Namun, itu perlu dicapai oleh setiap perusahaan-perusahaan khususnya yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjaga nama baik dan kepercayaan investornya," kata Alwinsyah Lubis usai acara pengumuman 30 emiten dalam skor CG tertinggi di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (25/3).

Karena, Alwinsyah menegaskan, jika disebutkan, akan banyak telepon yang akan masuk menanyakan hal tersebut.

Sementara itu, di kesempatan terpisah, Ketua Indonesian Institute for Corporate Director (IICD), Sigit Pramono mengatakan, bahwa setiap emiten harus lebih detail dalam penyampaian keterbukaan informasinya kepada publik misalnya dalam penyampaian risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Oleh karena itu, tambahnya, maka akan mempengaruhi dalam pemberian peringkat berdasarkan Corporate Governance (CG)-Scorecard.

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*