Dirjen Migas: Permen No.1 Tahun 2013 akan Dipusatkan di Hulu

March 20, 2013 @ 12:30 pm
BBM Nonsubsidi
Jakarta, EnergiToday -- Peraturan Menteri No.1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak, yang merupakan kelanjutan dari peraturan sebelumnya tentang pengendalian BBM bersubsidi, akan dipusatkan di hulu.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Dirjen Migas, Kementerian ESDM, Edi Hermantoro saat acara konferensi pers di Plaza Centris, Jakarta, Rabu (20/3).

Edi mengungkapkan, Permen tersebut adalah merupakan pelaksanaan dalam pengendalian BBM bersubsidi, untuk perkebunan dan pertambangan. Tambahannya yaitu untuk kehutanan dan pelayaran (non perintis dan pelayaran non rakyat).

Selain itu, tambahnya, permen tersebut juga mengatur BBM di bidang pertambangan, karena di wilayah Kalimantan masih banyak yang menggunakan BBM subsidi. Dan juga perkebunan, namun dikecualikan untuk tambang golongan C.

"Perkebunan perorangan yang luasnya kurang dari 25 hektare, ambulance, mobil jenasah," ujarnya.

Sebelumnya kita pernah melakukan sosialisi dengan pemerintah daerah serta organda dalam mensosialisasi pengendalian BBM, tuturnya.

Untuk itu, pihaknya berencana akan membuat surat edaran. Dan jika masih kurang jelas akan keluarkan surat peraturan.

"Siang ini kita mengirim direktur hilir dan direktur BBM, untuk mengadakan sosialisai di wilayah Jawa Timur," imbuhnya. (US)

2 komentar

    Abel (12 May 2014 • 01:03)

    hi there, i still had 1 yr contract with maxis with my ihnpoe4 and will be ended by march. if i wanted to buy ihnpoe 4s after they're releasing it between this month, can i still subscribce with maxis? or i need to wait till the contract finished? can't wait to have it.

    Closca (12 May 2014 • 07:52)

    . Your favorite reaosn appeared to be on the net the simplest thing to be aware of. I say to you, I certainly get irked while people consider worries that they plainly do not know about. You managed to hit the nail upon the top and defined out the whole thing without having side effect , people could take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*