Nikel Halmahera Terbesar di Dunia

February 17, 2013 @ 7:10 am
HALMAHERA
EnergiToday -- Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara tak terbantahkan menjadi daerah yang kaya akan sumber daya alam. Kabupaten yang beribukota di Weda ini merupakan salah satu potensi yang marak diminati karena perut buminya yang mengandung Nikel, Minyak Bumi, Emas, Batubara, Pasir Besi, Asbas, dan lain-lain.

Beberapa perusahaan lokal bekerja sama dengan pihak asing melakukan eksplorasi besar-besaran dan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak seperti PT. Aneka Tambang yang telah mengelola Biji Nikel di Pulau Gebe. Kemudian, PT. Weda Bay Nikel dari Australia juga tengah melakukan eksploirasi Biji Nikel. Menurut penelitian, potensi nikel yang belum tergali ini diperkirakan bertahan hingga puluhan tahun lamanya.

PT Weda Bay Nikel telah melakukan Penyelidikan awal untuk pengembangan nikel laterit secara ekonomis di daerah Halmahera dimulai tahun 1996. Program eksplorasi dan pengembangan sumber daya alam skala kecil dimulai awal 1997 dan masih terus diperluas hingga saat ini.

Sumber daya yang dibuat oleh Proyek Weda Bay Nickel telah diaudit oleh pakar independen eksternal yang membenarkan bahwa perkiraan cadangan sumber daya mineral dan tambang dikelompokkan sesuai dengan standar-standar yang ditetapkan oleh Panitia Cadangan Bijih Bersama.

Perkiraan sumber daya mineral yang telah diaudit dan dikelompokkan juga membenarkan bahwa cadangan Weda Bay Nickel merupakan salah satu cadangan nikel laterit terbesar di dunia yang belum dikembangkan. Berbagai kajian yang dilakukan oleh WBN menunjukkan bahwa sumber daya-sumber daya ini dapat mendukung operasional masa depan yang direncanakan minimal selama 50 tahun, dan eksplorasi yang terus dilaksanakan saat ini berhasil menemukan dan mengevaluasi cadangan-cadangan baru.

Tambang yang mendukung Pabrik Pengolahan tersebut akan dikembangkan tidak hanya sesuai dengan perundangan yang berlaku di Indonesia tapi juga sesuai dengan praktik-praktik terbaik dari segi lingkungan, sosial, dan kesehatan yang dikembangkan oleh berbagai industri pertambangan dan pengolahan serta oleh lembaga-lembaga internasional.

Terkait perkembangan pengolahan nikel tersebut  Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo, menyaksikan Penandatanganan Berita Acara Pembahasan Amandemen Kontrak antara PT Weda Bay Nickel (PTWBN) dengan Pemerintah Republik Indonesia yang dilakukan di Jakarta, Senin (4/2/2013).

Menurutnya, Kementerian ESDM, berhasil mencapai kesepakatan melalui negosiasi dengan PT WBN untuk melanjutkan pembahasan amendemen kontrak. Berdasarkan hasil pembahasan amendemen kontrak, PT WBN menerima klausul wajib melakukan pengolahan dan pemurnian bijih nickel dengan membangun pabrik hydrometallurgy pionir sebagai greenfield
project di Halmahera Tengah dan Halmahera Timur, provinsi Maluku Utara.

Kewajiban PT WBN tersebut tertuang dalam Berita Acara Pembahasan Amendemen Kontrak Karya antara PT WBN dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM yang ditandatangani Dirjen Minerba Dr Thamrin Sihite dan Alain Bernard Henri Giraud, Presiden Direktur PT WBN.

Sementara, Thamrin Sihite mengatakan, penandatanganan amendemen kontrak antara PT WBN dengan pemerintah adalah tindak lanjut dari proses negosiasi. “Jadi, ini penandatangan kemajuan saja,” kata Sihite.

Ikut hadir menyaksikan acara tersebut antara lain Tato Miraza-Direktur Pengembangan PTAneka Tambang Tbk, Pierre Noyer-GM Corporate WBN, Yudhi Santoso-GM External Relation WBN, Masayuki Mizuno-Chief Representative
Mitshubishi for Indonesia dan direksi Eramet Group.

Greenfield project yang akan dibangun PT WBN adalah suatu proyek terintegrasi tambang nickel terbuka, selain berupa pabrik hydrometalurgy juga berupa fasilitas dan infrastruktur pendukungnya. Proyek penambangan dan pengolahan nickel terpadu ini akan memanfaatkan bijih nikel secara maksimal dengan mengolah bijih nikel kadar rendah sehingga akan meminimalkan emisi karbon dioksida.

Proyek strategis yang masuk dalam Rencana Induk 2011-2025 Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia ini diharapkan akan memberikan kontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku Utara, baik dalam bentuk penciptaan tenagakerja lokal, pengembangan sumber daya manusia serta mengutamakan penggunaan barang dan jasa dari Indonesia.

Secara umum, sebagaimana termuat dalam Berita Acara tersebut, dari enam (6) isu strategis, empat (4) yang berhasil disepakati secara prinsip yaitu ketentuan mengenai wilayah Kontrak Karya, ketentuan mengenai jangka waktu kegiatan operasi-produksi, kewajiban melakukan pengolahan dan pemurnian di dalam negeri dan peningkatan pemanfaatan
tenaga kerja setempat dan barang dalam negeri, serta wajib menggunakan perusahaan jasa pertambangan lokal dan/atau nasional.

Sedang dua (2) isu yaitu kewajiban divestasi dan penerimaan negara (Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak) masih perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut. “Roadmapnya sudah ada. Begitu juga penghitungan benefitnya baik untuk pemerintah maupun  investor. Dan, memang masih banyak  kontrak yang belum ditanda tangani. Tapi, proses negosiasi tetap berjalan,” kata Wamen Susilo Siswoutomo. (alf)

88 komentar

    Isis (17 May 2015 • 23:51)

    Its not my first time to go to see this website, i am visiting this site dailly and obtain pleasant information from here all the time.

    Ardell (18 May 2015 • 14:24)

    Today, I went to the beach front with my kids. I found a sea shell and gave it to my 4 year old daughter and said "You can hear the ocean if you put this to your ear." She placed the shell to her ear and screamed. There was a hermit crab inside and it pinched her ear. She never wants to go back! LoL I know this is entirely off topic but I had to tell someone!

    Marvel (18 May 2015 • 20:14)

    Excellent way of describing, and fastidious post to get facts concerning my presentation topic, which i am going to deliver in college.

    Digna (19 May 2015 • 23:31)

    I've learn some good stuff here. Definitely price bookmarking for revisiting. I surprise how a lot effort you set to create this sort of great informative web site.

    Roosevelt (21 May 2015 • 17:26)

    Hello, i think that i saw you visited my site so i came to “return the favor”.I'm attempting to find things to enhance my site!I suppose its ok to use some of your ideas!!

    Sherwood (23 May 2015 • 07:29)

    Howdy just wanted to give you a quick heads up and let you know a few of the images aren't loading properly. I'm not sure why but I think its a linking issue. I've tried it in two different internet browsers and both show the same outcome.

    Adella (23 May 2015 • 20:37)

    Hi! I've been following your weblog for a while now and finally got the courage to go ahead and give you a shout out from Atascocita Texas! Just wanted to mention keep up the good work!

    Maude (25 May 2015 • 11:41)

    Hello! I know this is kinda off topic but I was wondering which blog platform are you using for this website? I'm getting fed up of Wordpress because I've had problems with hackers and I'm looking at options for another platform. I would be awesome if you could point me in the direction of a good platform.

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*


Berita Sejenis

Lumajang, Si Kaya Tambang Pasir Hingga Emas

15 Feb @ 09:41 AM12 komentar

Cadangan Gas di Blok Mahakam Bisa Bertambah

14 Feb @ 06:26 AM4 komentar

PLTS di Papua Tingkatkan Elektrifikasi

12 Feb @ 05:12 PM2 komentar

Jasa PLTMH Bagi Masyarakat Jambi

11 Feb @ 02:42 PM15 komentar

Potensi Tambang Emas dan Timah Hitam Sumut Melimpah

11 Feb @ 12:10 PM5 komentar

Babel Gunakan Alternatif Pembangkit Listrik

6 Feb @ 10:31 PM4 komentar

Mewujudkan Sumsel sebagai Lumbung Energi Nasional

6 Feb @ 07:00 AM69 komentar

Antara Potensi dan Ancaman

1 Feb @ 10:47 AM60 komentar