Babel Gunakan Alternatif Pembangkit Listrik

February 6, 2013 @ 10:31 pm
PLTA GELOMBANG
EnergiToday -- Provinsi Bangka Belitung pernah terkenal dengan hasil timahnya. Eksplorasi hasil tambang ini harus terhenti karena berbagai alasan. Salah satunya adalah habisnya kandungan timah yang ada di perut bumi Bangka Belitung.

Di sisi lain, provinsi ini memiliki riwayat terbatasnya pasokan listrik. Karena suplai listriknya belum merata dirasakan masyarakat, tidak heran jika pembangunan Bangka Belitung pun tersendat.

Menyadari pentingnya listrik, Bangka Belitung melakukan upaya percepatan dengan membangun pembangkit listrik. Pertama proyek yang bernama PLTU Bangka  berlokasi di desa Air Anyir, kecamatan Merawang, kabupaten Bangka dengan kapasitas 2×25 MW. Kemudian dilakukan pembangunan pembangkit tenaga listrik menggunakan batubara di Belitung,  tepatnya di Desa Pegantungan Kecamatan Badau Kabupaten Belitung dengan daya 2x15MW  dan pelaksana PLN Pikitring Sumatera Selatan Palembang.

Kedua pembangkit dengan daya total 80 MW itu baru selesai dikerjakan dalam rentang tahun 2009-2010 lalu. Tidak hanya itu, guna mengatasi krisis energi listrik, Bangka Belitung tetap bekerja sama dengan PT PLN. Di Belitung sejauh ini sudah ada kerjasama PLN dengan Pemkab Belitung dalam membangun instalasi-instalasi dan PLN tinggal mengalirkan.

Bangka sendiri bakal mendapat  pasokan listrik dengan total 92 MW berasal dari PLN, PT Bangka Power dan PT Bangka Manunggal Power. Pasokan itu diharapkan mencukupi kebutuhan riil dan mengakomodir daftar tunggu.

Sementara salah satu kabupaten di Bangka Belitung yakni Kabupaten Bangka Selatan punya cara tersendiri untuk menerangi daerahnya. Mengacu kepada rencana umum ketenagalistrikan daerah (RUKD) Kabupaten Basel, maka kebutuhan listrik hingga 2016 mencapai 5 megawatt. Kebutuhan itu belum termasuk komplek perkantoran Pemkab Basel di desa Keposang.

Untuk itu selama  2004-2009 lalu Pemkab Bangka Selatan  telah menyerahkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang memiliki daya listrik 50 watt kepada masyarakat. Bantuan PLTS itu  diberikan dengan skala prioritas, khususnya untuk daerah-daerah yang terisolir, berada di kepulauan. Sejak 2004  telah disalurkan sebanyak 758 unit PLTS yang terbagi di Kecamatan Toboali, Airgegas, Payung dan Leparpongok.

Sejalan dengan upaya Provinsi Bangka Belitung untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya, awal Februari 2013 ini telah dilakukan penyalaan listrik perdesaan yang dilakukan PLNM General Manajer PLN Rayon Bangka Belitung Zulfarida. Dikatakan, listrik perdesaan di Bangka Belitung yang siap untuk dinyalakan sebanyak 4.941 Rumah Tangga yang terdiri dari 6 Kabupaten, antara lain Kabupaten  Bangka Barat sebanyak 889 Rumah tangga, Kabupaten Bangka Selatan 1.688 Rumah Tangga, Kabupaten Belitung 578 Rumah Tangga, Belitung timur 400 Rumah Tangga, belum termasuk Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah, dan selesai peresmian penyalaan listrik perdesaan di Desa Sidoharjo Provinsi Bangka Belitung.

Saat daerah lain masih mempertimbangkan pasokan listriknya dari sumber energi terbarukan, Provinsi Bangka Belitung selangkah lebih berani dengan merelakan daerahnya menjadi tempat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Dengan itu daerah ini tempat pertama untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.

Menurut data Dinas Pertambangan dan Energi Babel saat ini  pihak Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sedang melakukan studi kelayakan pembangunan PLTN di Kabupaten Bangka Barat dan Bangka Selatan dan telah melaksanakan pemanfaatan teknologi nuklir dibidang kesehatan seperti pemandulan nyamuk untuk mencegah penyakit malaria, DBD dan penyakit akibat gigitan nyamuk lainnya.

Selain itu, pemanfaatkan teknologi nuklir dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan sedang berlangsung.
Batan juga memanfaatkan teknologi nuklir untuk mengembangkan peternakan sapi dan tanaman lada, sehingga teknologi ini akan memudahkan masyarakat untuk mengembangkan peternakan dan pertanian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. (alf)

3 komentar

    Soeripno MS (23 Mar 2014 • 14:15)

    Dari Posisi geografis Bangka Belitung , nampaknya ada potensi pengembangan teknologi energi angin untuk listrik "Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB)" yang dapat dihibrid dengan PLTS. beberapa aplikasi PLTB hibrid PLTS atau sering disebut PLTHibrid, telah banyak digunakan untuk pembuatan es untuk nelayan dan kuliner, penerangan kantor desa dan sarana umum lainya. Salam Soeripno

    Leila (12 May 2014 • 05:59)

    What kind of wedding band will go well with a Solitaire priscens cut diamond ring?I really love the solitaire priscens cut diamond rings (white gold and possibly one ct.) but when I get married I need a band to go along with it .would a band with diamonds all around it look alright? Or would it be better to go with a plain white gold band?thanks

    cheap backlinks (18 Jul 2014 • 19:39)

    eP2gbd Thanks so much for the blog post.Really thank you! Keep writing.

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*


Berita Sejenis

Mewujudkan Sumsel sebagai Lumbung Energi Nasional

6 Feb @ 07:00 AM1 komentar

Antara Potensi dan Ancaman

1 Feb @ 10:47 AM

Jawa Tengah Lampaui Rasio Elektritifikasi Nasional

31 Jan @ 12:29 AM2 komentar

Kudus Memiliki Cadangan Minyak Bumi

28 Jan @ 09:42 AM1 komentar

Potensi Pertambangan dan Energi Kalimantan Timur

23 Jan @ 11:10 AM1 komentar

Pabrik Gula di Kediri Hasilkan Energi Alternatif

22 Jan @ 01:19 PM1 komentar

Seluas 10.177 hektar Lahan Batu Bara Siap Diolah

22 Jan @ 08:28 AM9 komentar