Pengamat : Empat Calon Kandidat Dirut Pertamina Dinilai Belum Layak

February 4, 2013 @ 9:41 am
Dirut Pertamina

Jakarta, EnergiToday – Terkait pergantian Direktur Utama Pertamina yang masa jabatannya akan habis pada 5 Maret 2013 mendatang, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)menilai tugas utama Direktur Utama Pertamina yang baru cukup berat.  Tiga agenda tugas yang mesti diselesaikan dengan cepat untuk memastikan ketahanan energi nasional.


Menurut Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo, Dirut Pertamina yang baru harus bisa merealisasikan peningkatan produksi minyak dan gas bumi (Migas) sesuai target yang direncanakan oleh pemerintah dan pertamina.


Susilo menambahkan, Dirut baru Pertamina tersebut juga harus meningkatkan efisiensi pengolahan dan distribusi bahan bakarminyak (BBM) dan juga merealisasikan pembangunan dua kilang minyak dengan masing-masing berkapasitas 300 ribu barel.


Kinerja Karen sudah bagus, namun memang soal penggantinya itu urusan Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Saya tidak terlibat sama sekali. Seperti yang sudah diketahui, nama-nama yang beredar sebagai kandidat Dirut Pertamina adalah Emirsyah Satar, Dirut PT Garuda Indonesia Tbk, Hanung Budya Yukyanta, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Irnanda Laksanawan, mantan Komisaris Pertamina, dan Henky Triharyo Susilo, mantan Wakil Komisaris Utama Pertamina.


Pengamat Perminyakan Kurtubi menilai, keempat kandidat tersebut tidak layak menjadi Dirut Pertamina. Pasalnya, mereka tidak memiliki kompetensi yang mumpuni dan tidak memiliki integritas dalam memajukan Pertamina.


Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*