Evaluasi Kegiatan 2012 dan Refleksi 2013 Ditjen Migas

December 31, 2012 @ 7:20 am
ESDM2
JAKARTA -- Tahun anggaran 2012 telah berakhir dan untuk menyongsong tahun anggaran 2013, Ditjen Migas menyelenggarakan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2012 dan Refleksi Menyambut Tahun 2013 di Auditorium Migas, Jumat (28/12).

Acara dipimpin oleh Plt Dirjen Migas A. Edy Hermantoro dan dihadiri para pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Ditjen Migas.

Mengawali pertemuan, Edy menyampaikan arahan Menteri ESDM Jero Wacik pada Rapat Pimpinan Diperluas yang dilaksanakan Rabu (26/12), yang terkait sub sektor migas. Antara lain, Wamen ESDM akan mengontrol penyerapan anggaran tahun 2013 dan realisasi anggaran tidak boleh rendah.

Menteri ESDM juga meminta agar dana tanggung jawab sosial (CSR) di kegiatan hulu dan hilir migas, harus ditingkatkan. Terutama di wilayah sekitar kegiatan operasi migas. Misalnya, gas untuk jaringan gas kota, transportasi dan listrik.

”Selain itu, membuat quick win terkait proyek-proyek di sub sektor migas dan melaksanakan program konversi BBM ke bahan bakar gas,” tambah Edy.

Dalam acara tersebut, masing-masing pejabat eselon II memaparkan kinerja direktoratnya serta rencana kerja tahun 2013. Direktorat Pembinaan Usaha Hilir Migas antara lain menyampaikan bahwa telah dilakukan pengendalian penggunaan BBM bersubsidi untuk kendaraan dinas pemerintah, pemda, BUMN dan BUMD di wilayah Jabodetabek, Jawa dan Bali  serta perusahaan perkebunan dan pertambangan.

Dilaporkan pula mengenai persiapan pembangunan kilang mini LPG di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan di mana telah berhasil dibebaskan lahan seluas 3,2 hektar dan telah diperolehnya ijin prinsip dari Pemda Musi Banyuasin.

Sementara Direktorat Pembinaan Usaha Hulu Migas menyampaikan, untuk wilayah kerja migas konvensional, telah ditandatangani 13 kontrak kerja sama (KKS) dengan komitmen pasti US$ 233.410.000. Untuk wilayah kerja migas non konvensional, telah ditandatangani 12 KKS gas metana batubara (CBM) dengan komitmen investasi sebesar US$ 54.650.000.

Direktorat Teknik dan Lingkungan Migas, antara lain melaporkan pengesahan kepala teknik tambang tahun 2012 mencapai 37 orang, rekapitulasi data tumpahan minyak mencapai 187,76 barel yang berada di 11 lokasi.

”Penyusunan RPP Keselamatan Migas saat ini masih dalam penyelesaikan dan telah dilakukan monitoring tumpahan minyak dengan satelit,” ujar Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Edi Purnomo.

Direktorat Pembinaan Program Migas menyampaikan telah beroperasinya FSRU Jawa Barat, terlaksananya pameran dan forum investasi di dalam dan luar negeri, pemutakhiran daerah penghasil migas serta keikutsertaan Indonesia dalam forum energi di dalam maupun luar negeri.

Sedangkan Sekretariat Ditjen Migas, antara lain melaporkan mengenai keikutsertaan dalam pameran kemigasan di dalam maupun luar negeri, pembagian 1000 konverter kit untuk kendaraan dinas, penyusunan Buku Panduan Kesiapan Pasokan BBM dan LPG Untuk Lebaran, Natal dan Tahun Baru serta penyusunan aturan hukum terkait migas. (migas)

Beri komentar

Email anda tidak akan ditampilkan
*) Wajib diisi

*